Senin, 07 April 2014

Hugh Jackman Mundur Sebagai Wolverine


Foto Hugh Jackman oleh SegiEmpat
      Kabar yang tak kalah mengejutkan juga datang dari salah seorang aktor papan atas Hollywood, Hugh Jackman. Aktor yang selama ini dikenal sebagai pemeran dalam sekuel film ‘X-Men’ mengungkapkan kabar yang sangat mengejutkan. Aktor yang sudah termasuk sebagai selebriti senior dalam jagad hiburan Hollywood tersebut mengatakan bahwa dirinya ingin mundur sebagai pemeran ‘Wolverine’.
       Sontak pernyataan tersebut, pun langsung menggemparkan seluruh kalangan masyarakat internasional. Pasalnya, selama ini sosok Logan dalam sekuel film ‘X-Men’ sudah sangat melekat dengan aktor asal Australia tersebut. Terlebih lagi, karakter Logan pun sudah sangat cocok dengan pembawaan Jackman.

      Setelah 14 tahun dikenal sebaga pemeran tokoh Logan, dalam sekuel film ‘X-Men’, Hugh Jackman mengungkapkan bahwa dirinya akan mengundurkan diri. Hal tersebut ia ungkapkan saat dirinya hadir dalam promosi sekuel terbaru ‘X-Men: Days of Future Past’ yang rencananya akan ditayangkan pada 22 Mei 2014 mendatang. Dalam kesempatan tersebut aktor yang berasal dari Australia tersebut mengungkapkan bahwa dengan usianya yang saat ini sudah 45 tahun, karakter Logan yang sudah sangat melekat dengan dirinya tersebut, menurutnya sudah tidak cocok dengan dirinya. 
      Tidak hanya itu, Jackman juga mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri jika usianya yang saat ini sudah tidak lagi muda, akan membuat popularitasnya menurun. Terlebih lagi beberapa tahun belakangan ini dunia hiburan Hollywood, pun banyak memunculkan para aktor dan aktris muda yang memiliki bakat yang tak kalah dengan dirinya. Jackman, pun menegaskan bahwa jika Marvel Picture akan kembali membuat sekuel ketujuh dari sekuel ‘X-Men’ maka dirinya memastikan jika ia tidak ikut membintangi sekuel tersebut. Ia pun menunjuk aktor tampan Channing Tatum untuk menggantikan dirinya memerankan tokoh Logan dalam sekuel ‘X-Men’.
  Tokoh Logan yang merupakan tokoh utama dalam film ‘The Wolverine’ memang sudah sangat akrab dengan aktor Hugh Jackman, Lantas bagaimana jika tokoh tersebut tidak lagi diperankan oleh aktor berusia 45 tahun ini? Kita tunggu saja.

Label:

Jumat, 28 Maret 2014

Sejarah Lampu

      Thomas Alva Edison adalah penemu dari Amerika dan merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Edison mulai bekerja pada usia yang sangat muda dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Selama karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatentkan sekitar dari 1.093 hasil penemuannya, termasuk bola lampu listrik dan gramophone, juga kamera film. Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Dia juga dikenal sebagai penemu yang menerapkan prinsip ‘produksi massal’ bagi penemuan-penemuannya.
Bola lampu pertama
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTf5BWnagFgPRpt8QU4i7ZeJaL_V5W8RqEM1X7F1OG_Xz_nfKCQ8b-IKDdWe9LxHt5zIN6XJfn4r-o0Q3aGlCjxJlkMXfrS7Spbe1aQz7SpeChviaGct0fOBYlr68EfUWj8fb9-hJR_CKM/s1600/artikel-thomas-alva-edison.jpg
      Edison sendiri memperoleh keahliannya dalam bidang kelistrikan dan telegraphy (telegraph untuk komunikasi) pada usia belasan tahun. Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatentkan penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph.
    
http://nanabalaxs.blogdetik.com/files/2009/06/0008l-1.jpg




 Dimasa kecilnya, Edison hanya bersekolah di sekolah yang resmi selama tiga bulan, selanjutnya semua pendidikannya diperoleh dari ibunya yang mengajar Edison di rumah. Ibu Edison mengajarkan Edison cara membaca, menulis, dan matematika. Dia juga sering memberi dan membacakan buku-buku bagi Edison, antara lain buku-buku yang berasal dari penulis seperti Edward Gibbon, William Shakespeare dan Charles Dickens.

       Edison di usia 12 tahun, memperoleh penghasilan dengan cara bekerja menjual koran dan surat kabar, buah apel, serta gula-gula di sebuah jalur kereta api. Di usia itu pula, Edison hampir mengalami kehilangan seluruh pendengaran karena penyakit yang dideritanya, penyakit itu membuatnya menjadi setengah tuli. Edison pernah menulis dalam diarinya: “Saya tidak pernah mendengar burung bernyanyi sejak saya berusia 12 tahun.”

      Pada usia 15 tahun, Edison, sambil tetap berjualan, membeli sebuah mesin cetak kecil bekas yang selanjutnya dipasang pada sebuah bagasi mobil. Kemudian dia mencetak korannya sendiri, WEEKLY HERALD, yang di cetak, diedit dan dijualnya di tempat dia berjualan.
 

      Pada musim panas 1862, Edison menyelamatkan seorang anak berusia tiga tahun yang hampir di tabrak oleh mobil. Ayah dari anak yang diselamatkan adalah kepala stasiun kereta api di tempatnya berjualan. Dan sebagai rasa terima kasih, kepala stasiun tersebut mengajari Edison cara menggunakan telegraph. Setelah 5 bulan mempelajari telegraph, Edison bekerja sebagai ahli telegraph selama 4 tahun. Hampir semua gaji yang didapatnya dihabiskan dengan membangun berbagai macam laboratorium dan peralatan listrik.

      Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca buku-buku yang ada. Dari semua yang dipelajarinya, Edison menerapkan pelajaran tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison tinggal di laboratoriumnya, hanya tidur 4 jam sehari, dan makan dari makanan yang dibawa oleh asistennya ke laboratoriumnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: “Genius adalah 99% kerja keras“.
***"END"***
Silahkan berkomentar selama tidak spam dan mengandung sara serta berilah penilaian anda terhadap blog ini...



Label: